16
2011
3 ‘Tembok’ yang Menghadang Google Chromebook
Google baru saja memperkenalkan sistem operasi Chrome. OS ini dipakai di laptop Chromebook yang dibuat Acer dan Samsung. Google berharap Chrome OS merevolusi dunia komputer dengan cara pengoperasian yang berbeda dibanding PC tradisional. Namun belum-belum Chrome OS dinilai bakal gagal.
Analisis Tony Bradley dari PCWorld yang dikutip detikINET, Senin (16/5/2011), menyebutkan sedikitnya 3 alasan mengapa Chrome OS yang pengoperasiannya berbasis web ini tidak akan berkibar. Yaitu soal kultur, fungsionalitas dan harga.
Kultur
Google tidak salah menilai bahwa hampir semua yang ingin dilakukan user komputer bisa dilakukan via web. Di OS Chrome, pengguna bisa memakai Google Docs untuk produktivitas, menyimpan file di storage berbasis cloud sampai mengelola email.
Namun bagi pengguna komputer, ‘hidup’ sepenuhnya dengan sistem cloud adalah perubahan kultur signifikan. Banyak orang masih ragu menyimpan segala hal via internet. Ada pula isu jika pengguna gagal terkoneksi di internet, maka Chromebooks praktis tak bisa dipakai.
Fungsionalitas
Chromebook akan menjadi fungsional jika orang tidak keberatan beralih ke OS berbasis cloud. Namun sejatinya OS ini tidak menawarkan fungsionalitas berbeda dengan laptop. Baik netbook ataupun laptop bisa juga menggunakan Google Docs atau Webmail.
Memang waktu bootnya lebih cepat dan memiliki daya baterai lebih awet. Namun kebanyakan netbook baterainya juga cukup awet. Bahkan dengan netbook pengguna bisa melakukan segala fungsi Chromebook dan hal-hal lain yang bisa dilakukan PC.
Harga
Di Amerika Serikat dan beberapa negara, Chromebook dijual antara USD 350 sampai USD 500. Harga ini kurang menarik karena dengan harga setara bahkan lebih murah, pengguna sudah bisa membeli netbook. Jika harga Chromebook di kisaran USD 200, mungkin perangkat ini akan lebih dilirik konsumen.
Sumber : detik.net
16
2011
Serbuan Tablet PC – Berbagai Produk Tablet PC
Archos 101 tersedia dalam dua versi, kapasitas 8GB dan 16GB dan slot kartu microSD dimungkinkan untuk penambahan memori hingga mencapai 32GB. Casing terbuat dari plastik hitam, namun layar dikelilingi oleh alumunium hitam termasuk kedua panel di bagian belakang. Archos 101 dilengkapi dengan layar sentuh kapasitif 10.1 inci dengan resolusi 1024×600. Meski memiliki bentuk yang langsing Archos 101 terasa cukup kokoh dengan berat hanya 480g dan ketebalan sekitar 12mm. Mesin didalam chasis menawarkan kekuatan proses 1GHz, termasuk WiFi dan Bluetooth 2.1. Sangat disayangkan dengan tidak tersedianya slot SIM card sebagai alternatif koneksi membuat produk ini terasa sedikit kurang lengkap. Tersedia pula sebuah port USB dan output TV HDMI untuk menampilkan video HD 720p, kemudian stereo speaker dan sebuah kamera di bagian depan yang dapat merekam video dengan resolusi 640×480. Archos 101 Dilengkapi pula dengan accelerometer sekaligus teknologi 3D Open GL, sehingga nyaman digunakan untuk bermain game. Untuk spesifikasi lengkapnya silahkan dicek di sini
Asus EEE Pad EP90Asus merelease sebuah tablet PC yakni Asus Eee Pad EP90 yang dipersenjantai nVidia Tegra 2 Dual-Core processor 1 GHz, layar sentuh 8.9-inch resolusi 1024×600 pixel, pilihan ruang penyimpanan data 16GB dan 32GB. Dengan berat hanya 650-grams, Asus Eee Pad EP90 juga dilengkapi dengan koneksi Wifi 802.11 b/g/n, bluetooth 2.1, 3G, 3.5-inch headphone jack, webcam, card reader SD/SHC/MMC, port HDMI dan USB. Untuk sistem operasi Asus Eee Pad EP90 kemungkinan akan menggunakan menggunakan Windows 7 operating system. Untuk Baterai EP90 dirancang mampu bertahan antara 4-6 Jam penggunaan. menurut kabar yg tersiar produk ini mungkin akan diluncurkan pada Bulan Maret kelak.
13
2011
Demam Tablet PC – Teknologi di balik Tablet PC
Dunia sedang demam tablet PC yg diawalai dengan gebrakan dr apple yg meluncurkan produk iPad-nya dan demam ini semakin menjadi-jadi semenjak android hadir sebagai sistem operasi khusus mobile menandingi iOS-nya Apple. Android dan iOS memang bukan 2 petarung di dunia sistemoperasi mobile. Masih ada Meego dan Maemo yang disokong vendor besar Intel dan Nokia. RIM juga tidak mau ketinggalan dengan Blackberry OS-nya yg siap dibenamkan ke tablet PC nya yg bernama Playbook.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jan | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||
Categories
Recent Comments
- anak buah genk motor on Kehamilan Minggu Ke-18
- nanda on wisata kuliner : Nasi bebek Bireuen dpn mesjid Meukeuthob Teuku Umar
- qeqe on Si Pucuk Merah
- nilam on 3 ‘Tembok’ yang Menghadang Google Chromebook
- Supry_opiet on Turnamen mancing spot banda aceh
My Shouts
-
- masterusuh

-
great personal blog. recomended for this one...hehehehe...visit me back :P
- 9 April 2011

An article by kaiyo